Skip to main content

Perkenalan Diri

Assalammualiakum wr.wb

                Perkenalkan nama Saya Riefqi Azhar Alman Faluthi. Kalian bisa memanggil Saya dengan sebutan nama ival. Pada kesempatan kali ini, Saya akan menceritakan sebuah kisah kehidupan diri Saya. 


                Saya lahir pada tanggal 09 April 2000 di Jakarta. Terlahir dari keluarga yang normal dan berbahagia. Saat ini Saya tinggal bersama dengan orang tua di Jakarta selatan. Hobi Saya adalah menulis dan membuat kreativitas.

                Saya adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Adek Saya semuanya adalah perempuan. Adek Saya yang paling besar bernama firji, sudah memasuki kelas tiga SMA. Adek Saya yang terkahir bernama Natasya Azzahra sekarang sudah memasuki kelas enam SD. Sedangkan Saya sendiri sudah berkuliah. 

                Kehidupan Saya saat waktu masih kecil bisa dibilang Saya sangat menyukai dengan petualangan. Petualangan yang saya lakukan ketika masih Saya kecil adalah Saya suka mencari sebuah jalan yang belum pernah saya lewati sebelumnya. Dari situ Saya mulai tertarik ingin mencoba melawatinya dan itu menjadi pemicu rasa penasaran saya untuk melewati jalan yang belum pernah saya lewati sebelumnya. Pernah suatu ketika saya kehilangan arah di sebuah mall Indonesia yang mana Saya tidak mengetahui arah jalan pulang untuk menemui ke dua orang tua Saya. Pada waktu itu Saya teledor karena keinginan Saya yang tidak terpenuhi untuk membeli sebuah mainan yang Saya inginkan. Saya sangat menginginkan mainan tersebut, tetapi orang tua Saya menolaknya. Akhirnya Saya bersama dengan kedua orang tua Saya pergi menjauhi mainan tersebut yang Saya inginkan. Kami pun berjalan pulang. Ketika kedua orang tua Saya berhenti berjalan, Saya mencari kesempatan untuk kabur dari mereka dan mencari jalan kembali untuk menemui mainan yang saya inginkan. Sesampainya di tempat mainan tersebut, Saya sudah puas dengan melihatnya saja. Akhirnya ketika saya sudah mulai bosan, Saya pergi meninggalkan mainan tersebut dan mencari kedua oran tua saya. Namun sialnya ketika saya pergi kembali menemui orang tua Saya, ternyata Saya lupa arah jalan untuk menemui ke dua orang tua Saya. Saya panik dan kebingungan. Akhirnya tanpa pikir panjang Saya kembali ke tempat mainan yang Saya inginkan tadi. Saya menunggu lama di tempat mainan itu sambil berharap orang tua Saya dapat menemukan Saya di sini. Saya sempat menangis karena hawatir kalau orang tua Saya tidak akan menemukan Saya disini. Tidak lama kemudian orang tua Saya datang menemukan Saya di sini. Saya sangat senang sambil menangis akhirnya bisa bertemu dengan orang tua Saya. Saya pun akhirnya pulang bersama orang tua Saya dengan rasa bahagia. 

              Mungkin itu saja dari Saya, semoga kalian bisa lebih mengenal Saya lewat tulisan Saya ini dan semoga kalian bisa sedikit tau tentang diri Saya ini. Terimakasih.

Wassallammualaikum wr.wb 

Comments

Popular posts from this blog

BAB IV (DINAMIKA KEBUDAYAAN DITINJAU DARI SUDUT PANDANG SEJARAH) Kebudayaan Pra Sejarah Zaman batu adalah suatu periode ketika peralatan manusia secara dominan terbuat dari batu Paleolitikum terdiri dari dua kata yaitu kata paleos yang mempunyai arti tua dan kata litikum yang berasal dari kata litos yang mempunyai arti batu.Dalam zaman ini alat-alat yang dihasilkan masih sangat kasar (tidak diasah atau dipolis) karena hanya sekadar memenuhi kebutuhan hidup saja.Zaman batu tua diperkirakan berlangsung kira-kira tahun yang lalu, yaitu selama masa pleistosen (diluvium).Pada zaman paleolithikum ini, alat-alat yang mereka hasilkan masih sangat kasar. Manusia pendukung zaman ini adalah Pithecantropus Erectus, Homo Wajakensis, Meganthropus Paleojavanicus dan Homo Soloensis, fosilnya Fosil-fosil ini ditemukan di sepanjang aliran sungai Bengawan Solo.Mereka memiliki kebudayaan Pacitan dan Ngandong. Kebudayaan Pacitan pada tahun 1935, Von Koenigswald menemukan alat-alat batu dan kapa...
BAB I (ARSITEKTUR DAN KEBUDAYAAN) ARSITEKTUR SEBAGAI HASIL KEBUDAYAAN Menurut pandangan saya, bangunan yang sudah bersejarah panjang merupakan bangunan yang memiliki karaktekteristik tersendiri dalam sejarahnya. Bangunan tersebut di niliai penting karena memiliki peninggalan pada jamannya, sehingga menjadikan bangunan tersebut sebagai hasil kebudayaan pada jaman tersebut. PENGERTIAN DAN FILOSOFI KEBUDAYAAN A) Pengertian Kebudayaan       Kebudayaan berasal dari bahasa sangsekerta “buddhayah” bentuk jamak dari “budhi” dengan arti budhi atau akal, oleh karena itu kebudayaan dapat diartikan dengan segala hal  yang bersangkutan dengan akal. Budaya dapat pula berarti sebagai hasil pengembangan dari kata majemuk budi dan daya, yang berarti daya dari budi yang berupa cipta, rasa dan karsa Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak da...

Peran Penting Menhadapi Suatu Keadaan

Peran Penting Menghadapi Suatu Keadaan  Dalam suatu peristiwa ketika anda dihadapkan suatu keadaan senang, sedih, tegang, marah. Apa yang harus anda lakukan? Dengan spontan anda akan langsung mengekspresikannya sesuai dengan bahasa tubuh kalian. Dalam Blog ini saya akan memberikan anda beberapa peran penting untuk menhadapi suatu keadaan di lingkungan sekitar. 1. Hal Sedih Dilawan Dengan Gembira !  ketika kalian dihadapi dengan rasa tidak bahagia dan merasa murung hal itu bertanda kamu sedang mengalami kesedihan dalam pikiran kamu. Biasanya faktor lingkungan sekitar kita yang tidak bisa mau menerima sehingga kita akan mengalami kesedihan.  Hal mendukung melawan kesedihan : - Buatlah kebiasaan baru dalam diri kamu dan mulailah menyukainya - Selalu curhat dengan teman maupun keluarga ketika mengalami kegagalan - Selalu memotivasi diri sehingga kita bisa lebih aktiv dalam menjalani kehidupan 2. Rasa Takut Dilawan Dengan Percaya Diri ! Ada dimana ses...